Tahukah kamu, Batas Konsumsi Garam Setiap Hari?

Tahukah kamu, Batas Konsumsi Garam Setiap Hari?

Category : Berita

Kontributor : Abdul Muhyi Persetujuan Redaksi : Isnan Chodri

Catatan : Artikel ini disalin dari Kompas.com

Benda, malhikdua.sch.id. Setiap makanan ada batas konsumsinya, seperti mengonsumsi lauk-pauk, sayur-sayuran, minum susu, dan lain-lain. Seperti itu pula pengonsumsian bahan pelengkap masakan, contohmya gula,minyak,dan garam. Bagaimana dengan pengonsumsian garam?
Apakah ada batas pengonsumsian garam tiap harinya?
Garam adalah salahsatu pelengkap masakan yang tidak bisa lepas dari makanan. Masakan tanpa garam akan terasa hambar dan tidak enak untuk dinikmati. Garam sendiri memiliki kandungan 40 persen natrium dan 60 persen klorin.
Namun, pengonsumsian garam secara berlebihan dapat meningkatkan risiko hipertensi,penyakit jantung, dan stroke.
Lalu, adakah himbauan dalam pengonsumsiannya?
“WHO menganjurkan untuk membatasi konsumsi sodium 2.400mg atau sekitar 1 sendok teh garam per hari. Kemungkinan kekurangan garam untuk kita yang tinggal di Indonesia sangat kecil karena sebagian besar makanan yang ada di Negara kita tinggi kandungan sodiumnya.”anjuran Kemenkes RI.
Dikutip dari laman resmi World Health Organization (WHO), konsumsi aman garam per hari untuk orang dewasa adalah maksimal 5 gram atau kurang dari satu sendok teh.
Sementara, untuk anak-anak, WHO merekomendasikan asupan garam disesuaikan dengan kebutuhan tubuh mereka. Dengan catatan, tak melebihi batas maksimal konsumsi aman garam untuk orang dewasa. Namun, WHO tak merekomendasikan untuk memberikan garam kepada anak yang berada pada periode pemberian ASI eksklusif (0-6 bulan). Tak hanya itu, pemberian garam juga tak direkomendasikan untuk periode pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) yaitu usia 6-24 bulan.
WHO juga mengimbau agar semua garam yang dikonsumsi harus diperkaya dengan yodium. Yodium merupakan zat yang sangat penting untuk perkembangan otak pada janin dan anak kecil, serta mengoptimalkan fungsi mental orang pada umumnya.
Bagaimana dengan kekurangan garam?
Garam tak hanya berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan. Kekurangan konsumsi garam juga berbahaya bagi tubuh.
Dikutip dari Healthline, sebuah riset menunjukkan, asupan natrium memengaruhi risiko penyakit jantung dan kematian dini. Riset tersebut melibatkan lebih dari 133 ribu orang dengan dan tanpa tekanan darah tinggi di 49 negara dari enam benua.
Hasilnya, terlepas dari tekanan darah seseorang, orang yang mengonsumsi kurang dari 3 gram natrium per hari lebih mungkin untuk terserang penyakit jantung dibandingkan orang yang mengonsumsi natrium 4-5 gram per hari.
Tak hanya itu, mereka yang mengonsumsi kurang dari 3 gram juga memiliki hasil kesehatan yang lebih buruk.
Namun, para peneliti juga menemukan bahwa orang dengan tekanan darah tinggi yang mengonsumsi lebih dari 7 gram per hari memiliki risiko penyakut jantung jauh lebih besar dibandingkan mereka yang mengonsumsi natrium 4-5 gram.
Hal ini menunjukkan bahwa asupan natrium yang terlalu sedikit mungkin lebih berbahaya bagi kesehatan orang pada umumnya dibandingkan orang dengan asupan natrium lebih tinggi.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Berapa Batas Aman Konsumsi Garam Setiap Hari?”
https://www.kompas.com/tren/read/2019/10/26/180157165/berapa-batas-aman-konsumsi-garam-setiap-hari?page=all#page2. 
Penulis : Ahmad Naufal Dzulfaroh
Editor : Inggried Dwi Wedhaswary