Kedatangan rombongan NASIMA (Sekolah Nasional dan Agama) Semarang di PP. Al Hikmah 2, Sabtu (24/08) kemarin, membuat pengurus pondok begadang semalaman untuk mempersiapkan segalanya. Tak hanya sederet program untuk 8 hari ke depan selama mereka mesantren kilat disini, tapi juga persiapan wisma (baca:penginapan), makanan buka-sahur, sampai ro'an masal semua kolam _kamar mandi_ dikawasan pondok.
Pesantren kilat yang di ikuti oleh 200 siswa, ini kali kedua bertempat di Al Hikmah. Pasalnya, kini sudah menjadi program wajib sekolah. “Karena Al Hikmah ini terkenal, makannya kita memilihnyaâ€, ungkap Miss Nuri, salah satu Dewan pendamping NASIMA. Pelajar yang notabenenya masih kelas 2 SMA dan SMP ini menempati ruang kelas Emmercy untuk siswa laki-laki dan ruang kelas SMP Al Hikmah untuk siswi perempuan, sebagai penginapan. Meski demikian, KBM Emmercy tetap berjalan walaupun harus mengungsi ke gedung baru yang belum sepenuhnya jadi. Sementara Siswa SMP pun mengungsi ke perpustakaan GOR.
Jadwal kegiatan selama mereka nyantri dimulai dari pukul 03.00 pagi sampai pada pukul 21.00 malam setelah itu, baru mereka bisa beristirahat.



